Main shortcutMenu shortcuts

Detail

DimasDimas: Sebuah album live terbaik & tiada duanya bagi saya, yg akhirnya membuka mata saya kalo inilah musik yg memadukan semua genre. Sebuah rilisan terbaik dari musisi2 terbaik di muka bumi yg memperkenalkan saya dgn Dream Theater (DT). Awalnya saya hanya mengenal DT dari lagu "surrounded" & "another day", dua tembang klasik dr album legendaris "images and words (1992)". Selebihnya saya ga mendalami musik DT, sebelum akhirnya menemukan album live yg satu ini.

Yap, Dream Theater: Live Scenes From New York tepat dirilis 15 tahun lalu. Penampilannya sendiri dimainkan agustus 2000. Perlu lebih dr 5x saya memutar ulang dvd album ini sampai akhirnya memahami album live ini yg memiliki unsur musik progressive yg sangat kental dgn konsep sangat rapi, karena dari setiap lagunya saling terkait satu sama lain ibarat sebuah cerita. Utamanya, album live ini memainkan seluruh lagu di album "scenes from a memory (1999)", ditambah lagu2 lain mulai dari album "images and words", "awake", "a change of season", "falling into infinity" & satu lagu milik Liquid Tension Experiement. Yg menarik buat saya adalah lagu "a change of season", tembang berdurasi 24:36 menit yg dimainkana sangat apik!

Menariknya, album ini menjadi sangat terkenal karena dirilis tepat saat terjadinya serangan 11 sept 2001. Secara tidak sengaja, cover album ini menampilkan gambar hati yg terbakar dgn image menara kembar WTC didalamnya. Seakan menggambarkan masa depan bahwa hal tersebut akan terjadi secara nyata. Demi menghormati tragedi kemanusiaan tersebut, DT pada akhirnya menarik seluruh album dgn cover awal tersebut & menggantinya dgn cover dgn logo DT. Hingga kini album dgn cover awal tersebut menjadi buruan para kolektor, karena sangat jarang & mahal harganya.

Favourite track saya di album live ini adalah "fatal tragedy", "the dance of eternity", "a mind beside itself (erotomania, voices, the silent man)" & "a change of season"....
a year ago from Depok
View 9 more comments
Sign in and add friend to comment