Main shortcutMenu shortcuts

Detail

BimaBima: Baca buku ini jadi ingat masa-masa praktikum profesi. Meneliti tentang Rijstaffel juga, tapi sudut pandangnya glokalisasi (kalau buku ini sudut pandangnya sejarah).

Intinya sih waktu itu mau bilang kalau yang di-"glokal"-kan itu beras, lalu glokalisasi ini dipengaruhi faktor sejarah dan faktor globalisasi. Sejarah di sini, konsepnya dikaitkan dengan poskolonialisme, di mana ada nilai-nilai yang berpindah dari negara penjajah ke negara terjajah dan sebaliknya.

Nah, ini dibandingkan dengan beberapa makanan lain, sepeti Couscous di Perancis (hasil dari poskolonialisme Perancis di Aljazair) dan Doner Kebab di Jerman (hasil globalisasi, di mana di Jerman banyak imigran Turki).

Nah, ketika nasi, adonan pasta, dan wrapped food sudah menjadi sesuatu yg mengglobal; Rijstaffel, Couscous, dan Doner Kebab memberikan nilai tersendiri sehingga mereka terintegrasikan sebagai sesuatu yg bercorak lokal "milik" Belanda, Perancis, dan Jerman.

Ah, rasanya jadi ingin meneliti tentang makanan lagi.
12 days ago
View 7 more comments
Sign in and add friend to comment