Main shortcutMenu shortcuts

Detail

SatryaSatrya: Diva dan Bonekanya (2)

Kemarin karena Echa dan Bestiesnya ngendon di rumah seharian. Mereka harus diantar ke rumah temannya yang lain karena ada playdate. Janji bermain bersama. Karena istri harus kerja pagi, saya akhirnya kerja di rumah. Mencoba menuntaskan chapter 4 yang makin lama makin menarik tapi makin banyak hal yang harus dibahas. Tambah ngelu.

Karena gerombolan cewek-cewek kecil itu ruame banget di ruang tivi, saya tutup pintu kamar. Tiba-tiba pintu diketok, saya buka dan ada Diva dengan muka ingin tahunya.

“Are you alone Ajik?”
“Yes, i am, Diva”
“You dont want to play with kakak Echa?”
“I love to, but not now. I am bit busy now”
“Okay, wait a minute..”

Dia lalu lari ke ruang tivi, datang kembali sambil membawa boneka setengah badan itu. Dia masuk ke kamar dan meletakkan di sebelah komputer saya. Sambil senyum, dia berkata:

“Ajik, you are not alone anymore. She is your friend now.”

Lalu sambil ngacir dia berkata, “ i love you Ajik”

Saya cuman ketawa. “I love you too, Diva”

Lalu duduk kembali menghadap komputer. Lama-lama, saya kok ndak betah. Berasa diliatin terus sama si mbak ini. Lha, nanti kalau tiba-tiba dia kedip-kedip sambil ngomong, “piye mas? Kesel tha? Tak pijet piye?”

Aku iso semburat mblayu...

#ceritaechadiva
19 days ago
View 1 more comments
Sign in and add friend to comment