Main shortcutMenu shortcuts

Detail

TsamaratuLTsamaratuL: Hidup itu Pilihan atau Takdir??
Diintisarikan dari Ceramah Ust. Felix Siauw..

Pilihan atau Takdir??
× Bisa Pilih maka itu pilihan, akan diminta pertanggungjawabannya oleh Allah
(contoh : mau make baju apa, makan apa hri ini)
× Tidak bisa memilih maka itu takdir, tidak akan diminta pertanggungjawabannya oleh Allah
(contoh : mau hidung seprti apa, rambut seperti apa, itu sudah ditentukan saat lahir)..
--> Nah, anehnya manusia, suka ribet sma hal2 yg tidak akan diminta pertanggungjawabannya, dan gak ribet dgn hal2 yg akan ditanya Allah..
Sibuk mempercantik diri, tp lupa mempercantik ibadah...

∆ Dua hal yang menghalangi manusia jadi baik (memilih menjadi baik)
× karena berpikir bahwa menjadi baik atau buruk itu adalah takdir Allah yang tidak bisa dipilih
× Tidak memahami konsep hidayah sehingga hidayah dijadikan kambing hitam, "Saya ingin menjadi baik, tapi saya belum mendapatkan hidayah"..
--> padahal sesungguhnya, hidayah itu sudah ada pada setiap manusia, yaitu hidayah akal..

∆ Hidayah itu ada tiga :
× Hidayah yang turun bersamaan penciptaan manusia --> akal
× Hidayah yang diturunkan Allah kpada Rasul-Nya --> Al-Qur'an & As-sunnah
× Hidayah yang kita minta setiap harinya melalui al-fatihah dan do'a --> hidayah Taufik..
"Maka, apabila akal digunakan untuk mempelajari Al-qur'an dan Hadits, maka Allah dgn senang hati akan menurunkan hidayah Taufik..
Tapii, jika akal tidak pernah digunakan untuk mengambil pelajaran dr perumpamaan dan hikmah di dalam Al-Qur'an, maka berdo'a seprti apa pun, Allah akan malas untuk menurunkan Taufik nya..."

∆ Sesungguhnya, hanya tiga golongan manusia yg Allah tidak akan berikan petunjuk padanya..
× Golongan orang Kafir (di luar Islam)
× Golongan orang fasik (orang Islam yg tak percaya pd janji Allah)
--> orang yang sudah tau mana yg baik dan buruk, tp tetap melakukan yg buruk
× Golongan orang zalim (munafik trmasuk kezaliman)

"Kafir, fasik, zalim adalah pilihan. Apabila mereka berhenti, maka Allah akan turunkan hidayah pada mereka..
.: Jadi, apabila kita tidak atau belum mendapatkan hidayah, bisa jd karena kita masih menjadi orang Kafir, zalim, atau fasik"..

Reaksi awal saat orang mendapatkan hidayah adalah bingung, pusing, ribet, karena gak ada orang yg langsung mengerti ketika mendapatkan hidayah, kecuali Abu Bakar Ash Shidiq..
*Hidayah itu seprti Peta, semakin dekat, maka kita semakin yakin. Kalau lihat aja, maka kita gak pernah bakalan sampe, udh mikir ribet duluan...

Maka, yang paling mengetahui cara untuk menggapai Ridho-Nya dan Jannah-Nya adalah Allah. Kita tinggal mengikuti saja apa yg terdapat pada pedoman yg telah diturunkan Allah..

Take action, langsung praktek, jgn membantah, dan yakinlah bahwa janji Allah itu pasti...

*Sayangnya, manusia mikirnya banyak..
Berbuat baik mikirnya panjang, tapi berbuat jelek gak pake mikir. Seharusnya, berbuat baik gak pake mikir, berbuat jelek pikir2 dulu...

BUKAN YAKIN DULU BARU BERBUAT, TAPI BERBUAT DULU BARU YAKIN.
TAKE ACTION!!!

PS :
* Ada PSK, ditangkap oleh polisi, dia bilang..
"Kenapa Anda jd PSK??"
"Yaaa, mau gimana lg Pak? Takdir saya jd PSK"..

Itu bukan takdir namanya, itu mah doyan...
Krna tentu saja kalau kita percaya sma janji Allah, pekerjaan itu adalah sesuatu yg bisa dipilih..

* Truuuus ada pula cerita Pak Hakim dan pencuri...
Hakim : benar kamu telah mencuri??
Pencuri : Iya Pak
H : maka kamu harus dipotong tangannya
P : sebentar Pak, saya boleh kan membela diri??
H : silahkan
P : Bapak, Ibu sekalian, apakah percaya bahwa Allah maha tau?? Berarti apa yg saya kerjakan tadi pagi, mencuri, Allah sudah tau. Allah sudah tau kmrn, Allah sudah tau dua bulan yg lalu, bahkan Allah sudah tau bertahun2 yg lalu kalau saya akan mencuri pagi ini. Tapi Allah tidak menahan saya, berarti Allah sudah menyetujui kalau saya mencuri. Karena kalau Allah tidak menyetujui, kehendak Allah dgn kehendak manusia, mana yg terjadi?? Pasti kehendak Allah kan??
Manusia selalu berkata, bahwa manusia hanya berusha tp Allah yg menentukan. Kalau saya berusaha untuk mencuri tp Allah gak menentukan, jd gak tu pencurian??
Berarti ini sudah kehendak Allah Bapak-Ibu sekalian, sudah tertulis di Lauful Mahfudz..
Berarti pencurian ini bukan keinginan saya, tp sudah tertulis pada jam segini, pukul segini, bahwa saya akan mencuri, berarti saya bebas Bapak, Ibu sekalian??
H : Sebenarnya Sya ingin mengerti, tp potong tangannya algojo
(Setelah dipotong)
H : sesungguhnya saya gak mau motong tangan kamu, tp ini bukan kehendak saya ini. Ini adalah kehendak Allah. Allah sudah tahu bahwa pada hari ini tangan kamu akan dipotong tp Allah gak menghalangi, berarti Allah sudah acc...

Itu contoh kisah orang yg ngeles..
Menganggap semua sudah takdir Allah...
Seharusnya kalau dia punya akal, punya agama, klo di tempat yg sesat pun, klo dia pake akalnya buat mikir, maka gak akan pernah kejadian hal2 yg dilarang oleh Allah...
With Ega
2 years ago
Sign in and add friend to comment