Main shortcutMenu shortcuts

Detail

SatryaSatrya: Angin

Pagi ini paket lengkap. Dingin, mendung, berangin. Ditambah pagi ini ada assembly, acara penampilan anak2 SD, maka saya akan menghadapi para mamah-mamah muda yang berusaha sekuat tenaga utk parkir di lokasi yang seharusnya hanya untuk staff. Mereka akan siap tempur utk dapat mengakses lokasi terlarang itu.

Saya pun sudah berlatih sekeras mungkin menjaga kewibawaan dengan tetap tersenyum, suara tegas dan berdiri di tengah jalan dengan pedang lampu menyala.

Yang bikin susah adalah angin yang cukup kencang. Saya berkali-kali harus memegang topi biar tak terbang. Masalah ini juga dirasakan banyak anak-anak SMA yang berlalu lalang. Sering terdengar teriakan histeris karena angin nakal membuat mereka seperti adegan Marilyn Monroe yang legendaris itu.

Itu juga membuat para mamah-mamah muda mendadak buta huruf. Tak paham tulisan "No Entry" segede gambreng. Dengan muka mecucu mereka adu argumentasi dengan saya.

"You cant access this gate, Maam"
"But...i will not park.."
"I understand, but you see that sign? Its no entry, Maam"
"But, its only a minute. I will only drop off my daughter.."

Gimana coba? Ini yang pake bahasa inggris tiap hari siapa sih? Kok ndak paham maksud "No Entry". Mangkel, kesel, mbencekno..

Tapi ya saya tetap harus tersenyum dan menjelaskan. Berkali-kali. Berulang-ulang. Sampai akhirnya datang si ibu ini. Saya yakin dia sudah tahu aturannya, tapi ya itu, pengin dapet lokasi parkir yang dekat dengan gedung. Karena saya sudah berdiri di tengah jalan, otomatis dia berhenti. Saya menyiapkan muka berwibawa mendekati pintu sopir.

Dia membuka jendela. Mukanya sudah mecucu. Saya sudah akan menyiapkan pernyataan standar dan pasang senyum tapi berwibawa. Lalu....

....angin bertiup kencang. Topi saya pun melayang.

Bersama harga diri dan kewibawaan saya.

.....$&!!A*uTel*kKebo$@!!

#baladatrafficwarden
a month ago
View 1 more comments
Sign in and add friend to comment